Physiogel #MyDrySensitiveSkin

/
0 Comments
HELLO!!

Wow, it seemed like a really long time I didn’t post anything here. Kinda afraid you guys thought I’m dead. Well, kinda. I was preparing my final thesis and the thesis defense for the past 6 months, and it has been very time-consuming. Enough about that, I’ll probably have it in another post.

In this post I’m going to be writing about a new brand of skincare that just newly hits the market. I figure, it has been a while since I’ve posted something in Bahasa, and I want to practice writing in Bahasa as well, so, I will be writing in Bahasa (rolls eyes).

Beberapa hari lalu aku diundang oleh Physiogel untuk menghadiri Beauty Blogger Gathering mereka yang diadakan di Demenu, Grand Indonesia. Kalau ngikutin akun sosial aku pasti liat deh postingannya di Twitter dan Instagram. Nah, dari gathering ini, aku diberi kesempatan untuk mencoba beberapa produk Physiogel.



Eventnya sendiri menyenangkan dan informatif! Senang bisa catch up dengan teman-teman beauty blogger dan ngobrol bareng mereka. Kalau mau liat serunya event ini, cek tagar #MyDrySensitiveSkin di Instagram dan Twitter untuk liat posts dari beauty blogger lain, ya.


Nah, dari event gathering itu kebetulan aku dipilih sebagai Best Tweet dan Kak Hanna sebagai Best Instagram Post. Kami berdua mendapatkan beberapa produk Physiogel juga. YAY MORE GOODIES TO REVIEW AND SPREAD THE NEWS WITH!


Jadi apasih sebenarnya Physiogel ini?

Physiogel adalah lini perawatan kulit dari Stiefel yang mengutamakan kesehatan kulit dengan fokus mengembalikan kadar kelembaban kulit penggunanya. Produk-produk Physiogel diformulasikan untuk kulit kering dan sensitif, maka dari itu, semua produk Physiogel sudah terbukti hypoallergenic  dan bebas kandungan-kandungan berbahaya bagi kulit yang bisa menimbulkan reaksi terutama pada kulit sensitif.

Jenis produknya sendiri ada banyak, ada Physiogel Cleanser sebagai pembersih muka, Physiogel Lotion & Cream sebagai pelembab, dan Physiogel AI Cream untuk perawatan khusus kulit kering. Nah, aku diberi kesempatan untuk melakukan review pada Physiogel Cleanser dan Lotion!


Physiogel Cleanser

Pembersih muka ini soap free, non-comedogenic, dan bisa dipakai untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Soap free? Ga berbusa, dong? IYA. Pertama rasanya aneh mungkin karena ga afdol rasanya cuci muka tanpa busa dan kulit yang rasanya kesat. Lucunya adalah, kebanyakan orang mengasosiasikan rasa kesat itu dengan perasaan bersih. Padahal, bukan begitu. Rasa kesat dan perasaan seperti kulit tertarik itu bukan datang dari kulit yang bersih, tapi KANDUNGAN MINYAK DI KULIT YANG HABIS OLEH SABUN. Padahal, kulit kita butuh sejumlah minyak untuk mempertahankan kelembabannya. Maka dari itu, tidak selamanya minyak di kulit kita itu jahat, kok.

Physiogel Cleanser ini sendiri teksturnya seperti gel, ketika dipakai sama sekali tidak mengeluarkan busa, bahkan rasanya seperti milk cleanser yang biasa kita pakai. Pada saat digunakan, ada sedikit rasa hangat.  Ketika dibilas dengan air, kulit rasanya lebih lembut dari sebelumnya. Mitos bahwa kulit bersih = kulit kesat harus dihilangkan, yaa. Pembersih muka yang baik harusnya tidak memberikan perasaan kesat sehabis pemakaian.

Awal penggunaan Physiogel Cleanser mungkin akan terasa aneh bagi beberapa orang, namun semakin lama, kamu akan semakin terbiasa dengan rasanya. Oh iya, untuk yang memiliki kulit sensitif, disarankan untuk menggunakan kapas dalam membersihkan Physiogel Cleanser ini, yaa. Physiogel Cleanser ini diformulasikan untuk semua jenis kulit, dan dapat dipakai untuk semua umur, bahkan bayi! Selain itu, Physiogel Cleanser ini bisa dipakai untuk wajah dan badan. Satu botolnya berisi 150ml, 

BANYAK BANGET YHA.



Physiogel Lotion

Nah, kalau tadi adalah pembersih mukanya, sekarang adalah pelembabnya. Salah satu teknologi yang dimiliki oleh Physiogel yang tidak dimiliki oleh lini perawatan kulit lainnya adalah penggunaan BioMimic Technology yang menggunakan sejenis lipid (lemak) tertentu yang mirip dengan lipid natural di kulit kita. Nah gunanya lipid ini adalah menjadi pelindung di kulit kita, supaya kandungan kelembaban di dalam kulit tetap terjaga. Sayangnya, dengan peningkatan polusi, faktor usia, dan penggunaan zat kimia, kulit kita bisa kekurangan lipid ini yang mengakibatkan kulit yang kering.

Maka dari itu, Physiogel berusaha mengembangkan lipid yang mirip dengan yang ada di kulit kita supaya dapat mengembalikan dan menjaga kelembaban kulit. Aku sendiri sudah mencoba lotion ini pada saat gathering, dan memeriksa keadaan kulit sebelum dan sesudah penggunaan Physiogel Lotion.



Sebelah kiri adalah tingkat kelembaban kulit aku sebelum menggunakan Physiogel Lotion, sedangkan sebelah kanan adalah kelembaban kulit aku setelah menggunakan Physiogel Lotion. Bisa terlihat bedanya dari yang kelembabannya 37% menjadi 47%!

Beberapa hari menggunakan Physiogel Cleanser dan Lotion, efek yang bisa aku rasakan adalah kulitku terasa lebih lembut. JAUH LEBIH LEMBUT. Terutama pada daerah sekitar mulut dimana aku sering menemukan kulit-kulit kering disitu. Aku menggunakan Physiogel ini setiap malam hari sebelum tidur sebagai pengganti krim malam, karena kalau dipakai pagi hari aku merasa masih terlalu berat untuk kulitku yang normal cenderung berminyak. Ini adalah kulitku sehari setelah penggunaan Physiogel Cleanser dan Lotion. Aku akan update lagi setelah penggunaan 2 minggu untuk melihat perbedaan kondisi kulitku.





Physiogel ini bagus sekali untuk kalian yang memang memiliki kulit sensitif dan kering. Untuk teman-teman yang memiliki kulit berminyak juga boleh dicoba, tapi gunakan sedikit saja ya. Kulitku normal cenderung berminyak dan kalau dipakai terlalu banyak sih memang jadinya berminyak. Tentu saja hal ini bisa diatasi dengan pemakaian yang sesuai. 

Terimakasih Physiogel untuk undangan dan kesempatannya mencoba produk-produk Physiogel.






You may also like

No comments:

Copyright by Beatrix Oktaviani. Powered by Blogger.